Sisi lucu daring (dalam jaringan)

Daring menurutku ada sisi lucu tersendiri, mengapa?? Karena yang tadinya jika perkuliahan di kelas dan di tanya "apakah ada yang mau bertanya" seketika itu semua diam tanpa kata. Tetapi jika daring seperti ini semua mahasiswa sibuk mencari pertanyaan agar di anggap ada dan mengikuti perkuliahan secara sempurna.
Pertanyaan yang sering muncul ialah efektifkah kuliah daring?? Yang mana kuliah hanya mengatakan "enggeh bapak atau ibu" lucu sebenarnya jika kita melihat lebih dalam lagi coba bayangkan ketika kita tatap muka bersama dosen malah main HP sedangkan daring kita di tuntut selalu berada di layar Hp, tetapi nyatanya kita malah jennuh dengan HP.
Semua ini menurutku lucu karena apa semua mahasiswa berkata daring itu tidak efektif dan tidak efisien, lalu jika kita tidak daring kita mau apa?? Kita mau kuliah lewat apa?? Terus jika kita tidak daring mau melakukan apa?? Menurut saya jika perkuliahan berjalan dengan biasa apakah itu efektif dan efisien juga?? Menurut saya tidak juga karena banyak ketika tatap muka bersama hanya sekedar menunaikan kewajiban kuliahnya tanpa mencari yang lainya. Memang menurut saya tugas banyak itu salah tapi jika daring tidak ada lalu tugas tidak ada kita nantinya mau apa??
Menurut saya sendiri daring memamg melelahkan daring juga menjenuhkan, bahkan menguras tenaga dan pikiran. Tetapi semua itu adalah kewajiban yang harus kita jalankan. Saya di sini tidak membenarkan banyak tugas tetapi, saya membenarkan kuliah daring meskipun itu hanya menyimak tanpa memberikan pertanyaan. Meskipun tujuannya hanya absenan menurut saya itu bukan pembodohan karena kepintaran itu di raih bukan di bangku perkuliahan saja tetapi masih banyak cara yang lainya untuk mendapatkanya, tergantung kitanya mau mencarinya atau hanya diam saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bravo your self

Ternyata corona bisa membuat mata dan hati buta secara tiba-tiba